Konstruksi Tower BTS Pondasi dan Jenisnya

Konstruksi Tower BTS Pondasi dan Jenisnya

Konstruksi Tower BTS – Konstruksi tower BTS yakni menara yang dirangkai dari struktur besi baik berbentuk perperspektif atau segitiga dan tempat buat menempatkan radio pemancar dan antena. Terdapat pemilihan antena dan jenis pondasi pemancar dalam konstruksi ini.

Konstruksi tower BTS yakni rancangan menara berasal dar rangkaian besi maupun pipa bak berbentuk segitiga maupun segiempat maupun pipa panjang buat ditempatkan antenna dan radio pemancar sebagai sarana telekomunikasi.

Tower BTS memiliki perbedaan dengan tower SUTET maupun Saluran cuaca Tegangan Ekstra teratas yaitu, segi keaman an dan konstruksi.

Tower BTS didapati lebih aman pemakaiannya untuk manusia atau insan hidup yang ada di bawahnya. perihal itu disebabkan pancaran radiasinya relatif kecil sehingga masyarakat yang bertempa tinggal di bawahnya tetap aman.

Konstruksi Tower BTS Pondasi dan Jenisnya

Jenis-Jenis Konstruksi Tower BTS

Menara BTS mempunyai beberapa jenis dalam penggunaan nya selaku sarana telekomunikasi sebagai umum. Berikut beberapa diantaranya :

1. Self Supporting Tower

Menara tower yang tidak disokong atau pleh peralatan lain dan berdiri sendiri. Hal itu dikarenakan menara memiliki pola batang disusun dan disambung sehingga mempunyai bentuk rangka.

2. Guyed Tower atau Mast Tower

Jenis menara ini disupport dengan adanya kabel-kabel yang disangkur pada landasannya. Selain itu, menara Guyed Tower mempunyai kesamaan dengan Self Supporting Tower berupa susunan pola batang. Meskipun begitu, menara ini mempunyai tipe dimensi batang lebih kecil.

3. Monopole

Tipe menara ini berupa satu panjang dan ditanam di dalam tanah. Ketinggian menara monopole dapat mencapai 20 hingga 120 meter. Ketinggian dapat disesuaikan dengan keperluan dan keterjangkauan penerimaan sinyal. Pemncar ini sangat dipengaruhi oleh posisi keposisiannya.

Meskipun terdapt penelitian yang menyatakan kalau menara tipe SST E-60 dan Super heavy 120 tidak mampu dingerauhi oleh adanya getaran gempa sehingga penempatan menara mampu dilakukan pada titik gempa di tanah air.

Alhasil, gempa tidak bisa dijadikan sebagai penentu jenis struktur menara telekomunikasi. Kelebihan penggunaan tower bertipe SST ketimbang Monopole atau Guyed Tower ialah ketinggiannya.

Antenna Pemancar pada Konstruksi Tower BTS

Konstruksi Tower BTS

Penggunaan antenna pada tower BTS memiliki 2 jenis yaitu, solid atau microwave dan antena sectoral atau grid. Kedua antena itu memiliki perbedaan pada berat, bentuk, diameter dan panjang sangat bervariasi.

Berat antena solid lebih berat kalau dibandingkan dengan antena jenis sectoral dengan dimensi diameter selaras. Wujudnya berbagai macam mulai dari persegi maupun lingkarn.

Sedangkan, ukuran panjangnya memiliki kisaran nilai 80 hingga 180 cm. Berat dari setiap jenis antena didasarkan atas dimensi diameternya. Berikut beberapa penggunaan antena pada tower BTS:

Antena Microwave

Bentu antena ini seperti gendang rebana dan memiliki fungsi untuk menerima dan menyemburkan gelombang. Pemancaran dan penerimaan gelombang radio dari BTS ke BSC atau dari BTS ke BTS lain.

Antena Grid/ Sectoral

Antena jenis ini memiliki bentuk persegi panhan dan dipasang pada dengan dimensi ketinggian. Kegunaan dari jenis antena ini yaitu, menghubungkan BTS dengan Smartphone/HP. Berat RF antena memiliki kisaran angka 15 kilogram.

Beban aktivitas yang ditanggung pada struktur tower yaitu m beban angin, berat mati dan berat hidup. Maksud dari beban mati ialah, berat tower, antena tangga dan border. Beban tower disesuaikan dengan jenis profil yang dipakai dalam perencanaan konstruksi tower BTS.

Macam-Macam Pondasi Konstruksi Tower BTS

Terdapat berbagai macam pondasi yang digunakan pada tower BTS. separuh antara lain ialah, pondasi raft, pondasi bore pile dan pondasi telapak (foot cakrame). Seterusnya separuh pernyataannya:

Konstruksi Tower BTS

Pondasi Raft

Pondasi ini berwujud plat batu dengan bentuk rakitan meluas sebagai besar pada bagian base gedung. Kegunaannya digunakan buat megedarkan beban pada bangunan menuju lapisan permukaan tanah atau batuan yang posisi di bawah.

Pondasi ini jua dimanfaatkan pada tanah dasar yang memiliki daya dukung rendah.

Pondasi Bore Pile

Jenis pondasi ini yakni salah satu bentuk pondasi dalam yang dikonsep di dalam tanah. penaruhan pondasi posisi di daya cocok dengan kebutuhan.

Sistem kinerjanya yaitu, meneruskan beban yang berawal dari struktur bangunan atas mengarah tanah yang berada di bawahnya dengan tingkat kedalaman kuat.

Pondasi Telapak atau Foot Plate

Pondasi ini merupakan jenis pondasi yang ditempatkan berada di bawah kolom. Tingkat kedalamannya sampai mencapai permukaan tanah keras. Struktur yang dipakai pada pondasi ini merupakan jenis reinforced concrete.

Leave a Reply

4